Cara Agar Skripsimu Cepat Selesai di Masa Pandemi, Ini Tips dari Dekan Fakultas Agama Islam UNMA

UNMAKu – Di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, pemerintah mengambil kebijakan agar kegiatan yang sifatnya tatap muka sementara dihindari.

Hal itu guna mencegah terjadinya penularan penyebaran Covid-19 yang saat ini masih terus mengalami peningkatan kasus di sejumlah daerah.

Salah satu yang terdampak terkait kebijakan itu, yakni para mahasiswa yang sedang berjuang lulus dari masa bangku perkuliahan.

Di sejumlah kampus, tak terkecuali di Universitas Majalengka, bimbingan skripsi secara tatap muka dibatasi, diganti dengan bimbingan daring.

Menyikapi hal itu, ada beberapa tips agar meski di masa pandemi Covid-19, mahasiswa semester akhir tetap on the track untuk meraih cita-citanya untuk mendapatkan gelar.

Tips tersebut diberikan oleh Dekan Fakultas Agama Islam Universitas Majalengka, Abu Syihabudin, Senin (19/10/2020).

Menurutnya, cepat atau lambatnya suatu skripsi bergantung pada mahasiswa itu sendiri. Meski di tengah pandemi Covid-19 seperti sekarang ini.

“Seberapa lama atau melakukan bimbingan dengan dosen pembimbingnya, skripsi kan 6 SKS, 1 SKS setara 50 menit, 50 menit dikali 6 kan 300 menit dikali lagi 24 jam 7200 menit. Lalu dibagi misal taruhlah waktu aktivitas kita 8 Jam 900 nah dari situ mahasiswa sudah belum melakukan bimbingan selama 900 menit dengan dosen pembimbingnya,” ujar Abu.

Angka tersebut, jelas dia, ialah angka tatap muka temu atau progres bimbingan bersama dosen pembimbing.

Meski bimbingannya saat ini daring, menurutnya, hal itu tetap dihitung sehingga mencapai target yang telah ditentukan.

“Tapi kebanyakan sekarang, mahasiswa itu ketika bimbingan ke bimbingan yang lain jedahnya lama. Apalagi masa pandemi ini, menjadi alasan. Kami sebagai dosen pembimbing jika mahasiswa itu terus melakukan bimbingan, kesalahan demi kesalahan cepat ditemui dan segera diperbaiki.

Jika itu mampu terpenuhi mahasiswa, saya yakin akan cepat rampung skripsinya,” ucapnya.

Selain dari kiat waktu bimbingan, sambung dia, seorang mahasiswa dengan dosen pembimbingnya harus berkomitmen dan langsung mengerjakan revisinya.

“Waktu kan 24 jam yah, waktu istirahat paling efektif 8 jam ada sisa waktu sekitar 900 menit lagi di waktu itu harusnya mahasiswa menentukan berapa presentase baginya untuk memperbaiki revisinya,” jelas dia.

Sementara, Ketua Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Unma Majalengka, Maria Hardianti menambahkan, terkait penentuan waktu dalam kurun tertentu, bimbingan dengan dosen pembimbing lebih efektif minimal 3 kali bimbingan.

“Ya lebih efektif dalam satu minggu 3 kali bimbingan,” kata Maria.

Oleh karena itu, meski di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, bukan menjadi alasan mahasiswa tingkat akhir untuk bersantai-santai demi menggapai seluruh impiannya.

Sumber : https://cirebon.tribunnews.com/2020/10/19/cara-agar-skripsimu-cepat-selesai-di-masa-pandemi-ini-tips-dari-dekan-fakultas-agama-islam-unma


Tinggalkan Balasan